<!-- Start of Zendesk Widget script -->
<script id="ze-snippet" src="https://static.zdassets.com/ekr/snippet.js?key=0e08410c-3de9-4186-8072-b8862cb6a717"> </script>
<!-- End of Zendesk Widget script -->

ADAM AUDIO SEMINAR : “THE REVOLUTIONARY X-ART RIBBON TWEETER TECHNOLOGY”

4
Sep

ADAM AUDIO SEMINAR : “THE REVOLUTIONARY X-ART RIBBON TWEETER TECHNOLOGY”

4 September 2018

Pada hari kamis 7 Februari 2013 lalu berkumpulah sejumlah pria dan wanita yang tertarik dengan audio datang ke sebuah seminar yang bertajuk “The Revolutionary X-ART RIBBON TECHNOLOGY” yang diselanggarakan di SAE yang bekerja sama dengan ADAM Speaker yang juga bekerjasama dengan Audio Station.

Banyak peserta baik tua atau muda sangat antusias untuk diskusi tentang ribbon speaker dan tidak hanya terbatas mahasiswa SAE, profesional audio ataupun pengguna setia ADAM dan Audio Station tapi juga banyak masyarakat umum yang sengaja datang untuk mendapatkan pengetahuan lebih tentang teknologi audio.

Acara di mulai ketika Samuel Kevin yang merupakan pembicara pada kesempatan itu berkata “Ribbon tweeter adalah  speaker yang bisa mentranslate transient (gelombang suara beramplitude tinggi yang biasanya ada pada setiap permulaan gelombang suara atau biasa dalam bahasa umum biasa disebut “attack”) terdengar lebih natural dan nyaman ditelinga dan membuat telinga tidak cepat lelah. Dan itu selalu menjadi tantangan untuk banyak manufacturer.”

Selain itu dynanic range dari speaker juga penting karena speaker harus bisa terdengar baik pada saat level rendah dan juga tinggi alias berdinamika dengan baik. Banyak pengguna sering menghadapi masalah ketika mereka terperdaya oleh kompresi dalam compression speaker terutama dalam melakukan balance mix pada frekuensi rendah (sebagai contoh bass dan juga bass drum). Sebagai contoh saat melakukan mix bass, pada seuatu ketika kita mendengar suara sudah terdengar pas pada saat tanpa disadari sebenarnya speaker tersebut sudah mengalami compression yang pada akhirnya jika didengar di speaker lain akan terdengar melompat. Tentu saja itu hal yang sangat tidak diharapakan oleh pengguna speaker profesional.

Dengan banyaknya kendala yang dihadapi oleh pengguna dalam melakukan audio proccessing, Advance Dynamix Audio Monitor alias ADAM mengeluarkan eXtended Accelrating Ribbon Technology (X-ART) Speaker  yang diharapkan dapat membuat suara yang bertransient tinggi di frekuensi high di tweeter dapat mengimbangi reponse suara dikeluarkan oleh woofer. Karena pada umumnya suara high di tweeter akan terdengar maju lebih cepat dibandingkan suara dari woofer.

Setelah mendengar sedikit tuturial, bergulirlah sesi diskusi antara pembicara dengan peserta. Yang kebanyakan menanyakan komponen dari speaker dan mencoba menerka dan membedah apa kira-kira yang menjadi bahan dasar utama dari speaker ribbon terutama ADAM. Walaupun pada akhirnya semua peserta harus melihat dan merasakan sendiri perbedaan dari X-ART ADAM yang dibangun oleh Klaus Heinz dan berbasis di Berlin, Jerman ini dengan speaker lainnya. Sepertinya rahasia teknis dari ADAM manufacturer yang makin membuat banyak peserta dan calon pengguna penasaran. Yang pasti X-ART tweeter dapat meminimalisasi suara break out sound atau berdistorsi seperti yang biasa kita dapatkan pada speaker yang menggunakan cone tweeter karena X-ART tweeter dapat secara mereproduksi frekuensi tinggi secara dinamis.

 

Dengan mengutip perkataan dari Ed Buller yang merupakan mix engineer untuk band seperti Suede dan Pulp, Sam Kev berkata “Design tweeter yang unik dari mebuat pengguna dapat mendengar frekuensi tinggi dalam berjam-jam tanpa mengakibatkan kuping menjadi cepat lelah. Selain itu akurasinya juga sangat baik”.

Yang jelas adalah membran X-ART  terdiri dari diafragma yang berlipat dimana lipatan ini dapat berlipat, mengembang dan mengkompres sesuai dengan sinyal suara yang masuk kedalamnya sekilas akan terlihat seperti alat musik accordion. Hal ini akan membuat speaker mumpunyai dynamic range yang lebih baik dan mampu mersepon semua frekuensi dengan baik di dispersi yang sangat luas.  Selain itu keluar masuknya udara akan membantu reproduksi suara yang baik, sama seperti sistem produksi suara pada manusia, adanya sirkulasi udara bisa membuat suara semakin baik. Anda bisa mensimulasikan sistem kerja X-ART pada tubuh anda sendiri. Manufacturer menyatakan teknologi X-ART dapat mengsirkulasikan udara sampai 4:1 yang sama dengan tingkat akurasi dan reproduksi suara 4DB lebih baik sampai ke frekuensi 50hz.

Maka tidaklah heran jika Advance Ribbon Technology yang digunakan ADAM yang di distribusikan untuk wilayah Indonesia oleh Audio Station telah dipatenkan dan ADAM A77X juga terpilih sebagai Speaker of The Year dalam event bergengsi 28th Annual TEC Awards di Annaheim, California, Amerika Serikat.

Teknologi ini akan sangat membantu banyak pihak yang membutuhkan speaker sebagai senjata utama dalam berkarya. Tidak bisa menutup mata bahwa minat masyarakat terhadap industri media dan yang berhubungan dengan audio, semakin besar juga kebutuhan speaker yang dapat digunakan untuk bekerja di berbagai. Saat ini besar kebutuhan sound processing diluar studio, oleh sebab itu diperlukan speaker yang mempunyai akurasi tinggi dan dynamic range yang baik dan tidak melupakan faktor ekonomis yang  bisa di jangkau oleh banyak pihak baik itu profesional maupun pengguna hanya sekedar untuk hobby atau passion. Dengan harga yang lebih murah tapi dengan teknologi yang dikembangkan dengan baik, mungkin hanya menunggu waktu untuk teknologi ini bisa digunakan secara luas di masyarakat pengguna audio.

Selain ada seminar tentang ribbon speaker, pada kesempatan yang hampir sama datang juga engineer ternama indonesia seperi Indra Q dan Sadat Effendi yang tergabung dalam Audio Master Class Indonesia  untuk membahas dan berdiskusi dengan peserta dalam Workshop Stereo Mixing vs Surround Mixing.

Dalam kesempatan ini para senior memberikan banyak masukan kepada peserta tentang penggunaan Surround Mixing yang baik seperti bagaimana membagi frekuensi sehingga dapat terdengar dengan baik kepada peserta untuk banyak keperluan seperti scoring film, music broadcast dan lainnya.

Pada akhir acara diadakan demo dan studi kasus dengan menempatkan seluruh peserta ditengah dan lalu dikelilingi dengan speaker ADAM A5X, A7X dan juga SUB 7. Pada saat demo tersebut banyak peserta yang kagum dengan kejernihan suara yang dihasilkan oleh Sistem Surround yang didukung oleh eXtended Accelerating Ribbon Tweeter (X-ART) dari ADAM Speaker. Kemampuan Imaging dari ADAM X-ART benar-benar dapat memaksimalkan sistem Surround yang di aplikasikan oleh ketiga senior engineer yang melakukan demo hasil mixing dalam sistem tersebut. Itu membuktikan secara nyata review dari berbagai media dan praktisi diluar negeri tentang kualitas dan hasil dari eXtended Accelerating Ribbon Technology dari ADAM.

Tulisan ini merupakan tulisan yang terdapat pada Majalah Audio Pro.