<!-- Start of Zendesk Widget script -->
<script id="ze-snippet" src="https://static.zdassets.com/ekr/snippet.js?key=0e08410c-3de9-4186-8072-b8862cb6a717"> </script>
<!-- End of Zendesk Widget script -->

BASIC MIXER COMPARISON : BEHRINGER X32 AND ALLEN AND HEATH GLD80

4
Sep

BASIC MIXER COMPARISON : BEHRINGER X32 AND ALLEN AND HEATH GLD80

4 September 2018

Ada dua digital mixer yang mulai di kenal oleh pelaku industri audio di Indonesia saat ini. Pertama adalah Behringer X32 dan satu lagi adalah Allen and Heath GLD80. X32 merupakan generasi terbaru dari behringer yang dulu sudah sukses dengan Eurodesk dan Xenyx series yang biasa kita temui pada system berukuran kecil sampai menengah. Sedangkan GLD80 adalah transformasi dari mixer legendaris GL Series dari Allen and Heath.

X32 yang di menggunakan circuit surface Midas mempunyai tingkat akurasi dalam besar dan kecil gain yang diharapkan oleh pengguna mixer. Selain itu juga channel strip yang terdapat pada Behringer X32 juga cukup lengkap dalam mengakomodasi kebutuhan mixing live atau distribusi suara di monitor anda.

Dynamic pada X32 meliputi Gate or Ducker yang bisa anda set attack, release dan range. Selain itu ada juga fasilitas frequency key filter yang bisa membuat lebih tepat dalam melakukan gating signal atau ducking. Compressor bisa sampai 40:1 ratio juga dengan frequency key filter. Yang memudahkan anda dalam bekerja pada fader setiap channel terdapat indikator LED yang memberikan anda informasi apakah dynamic anda bekerja atau tidak baik untuk gate maupun compressor.

Parametric EQ dari Behringer X32 juga cukup baik dan akurat pada setiap frequency karena juga menggunakan design dari mixer Midas Pro dalam digital processingnya. Curva Q bisa ditekuk lebar sempitnya sesuai yang anda inginkan.

Allen and Heath GLD80 juga tidak kalah hebat dengan X32. Dengan design pre amp khas dari Allen and Heath suara yang pre amp agak sedikit british style. Tapi anda tidak perlu takut dengan versatility dari kualitas GLD80 ini.

Fitur dynamic dalam channel strip juga cukup banyak dimulai dari gate, expander dan compressor. Setiap dynamic juga dilengkapi frequency key filter atau side chain yang bisa anda atur pada frequency berapa dynamic akan bekerja (triggered). Hal ini akan memaksimalkan detail anda dalam melakukan mixing. Compressor bisa anda aktifkan sampai dengan 40:1 ratio dan make up gain control cukup mudah.

Baik X32 atau GLD80 sebenarnya hampir serupa dalam surface controlnya. Mixer di design dengan adanya pembagian block untuk fasilitas pre amp, dynamic dan EQ control. GLD80 dan X32 mempunyai block untuk pre amp, dynamic dan EQ. Di setiap block ada sebuah tombol yang jika ditekan akan mengaktifkan fitur apa yang ingin anda control di LCD screen control mixer. Selain itu anda juga bisa mengaktifkan atau non-aktifkan (bypass) EQ dan Dynamic dengan mudah. Cukup menekan tombol on atau off yang tersedia di setiap bagian EQ, Dynamic dan 48V phantom power.

X32 menerima semua kiriman signal dari atas panggung untuk semua line melalui XLR in yang tersedia di back panel. X32 bisa memaksimalkan input sampai 32 channel in dan 16 assignable out bus untuk keperluan PA atau ataupun monitor anda. Dengan Expansion Modul anda bisa mengembangkan sampai 48ch input dan 24 channel output bus. Sedangkan GLD80 menggunakan I/O rack yang nanti akan dihubungkan ke surface GLD80 dengan menggunakan Cat5 Digital Snake. Standard GLD I/O rack adalah 24in dan 12 out bus, tapi bisa anda expand sampai 48 channel dengan linked expansion module.

 

Pada surface effects, X32 menggunakan effects dengan design dari Lexicon. Sedangkan GLD menggunakan Allen and Heath design seperti 2 Tap Delay, A.D.T, SMR Reverb dan lainnya yang sangat baik terdengar.

X32 bisa anda hubungkan dengan PC baik untuk control maupun direct recording per track hanya dengan menggunakan firewire atau USB port yang tersedia langsung di mixer tanpa harus menggunakan expansion port.  Sedangkan GLD80 anda dapat menggunakan Expasion Card MADI, Dante, dan Allen and Heath ACE Protocols untuk merekam  suara per track.

Kedua mixer mempunyai 8 FX track yang bisa anda gunakan. Akan tetapi GLD mempunyai fitru Graphic EQ langsung pada setiap output bus yang dapat menghemat penggunaan effects di virtual rack anda. Sedangkan X32 mempunyai dual EQ yang dibisa dipilih di virtual rack yang dapat menghemat penggunaan effects di rack.

Kedua mixer adalah motorised fader dengan juga memiliki fasilitas scene saves untuk keperluan multi talent show anda. Anda juga bisa dengan mudah menyimpan preset suara per channel anda didalam internal memory dari kedua mixer ini.

LED control dari kedua mixer juga sangat baik dan akurat, anda bisa dengan mudah melihat indikasi besar kecil gain atau atau level dalam anda melakukan mixing. Selain itu setiap channel bus juga memiliki fasilitas parametric EQ dan compressor yang mungkin anda gunakan dalam memaksimalisasi hasil tata suara anda.

Berikut ini adalah perbanding technical detail standard dari Behringer X32 dan Allen and Heath GLD80.

Item Behringer X32 Allen and Heath GLD80
Input – Output 32in 16 out

Expandable up to

48 in 24 out

Direct Input – Output Signal

24 in  12 out

Expandable up to

28 in 24 out

I/O Rack

Pre Amp Rotary Control. Phantom Power per Channel

Hi Pass to 200hz

Rotary Control. Phantom Power per Channel

Hi Pass to 200hz

Dynamic Gate/Ducking. Compressor Gate or Ducking Compressor
EQ 4 Parametric

Low Pass – Low Shelf

High Pass – High Shelf

4 Parametric

Low Pass – Low Shelf

High Pass – High Shelf

Effects Channel 8 Channel 8 Channel
Screen Control LCD. Push Button Control LCD. Touch Screen
Connectivity USB, Firewire MADI, DANTE, Ace
Harga    

Perbandingan ini memberikan anda sebuah pilihan akan mana yang anda butuhkan dalam system anda.

Enjoy.

Pilih yang terbaik

Kedua mixer available di Audio Station. Hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut.