<!-- Start of Zendesk Widget script -->
<script id="ze-snippet" src="https://static.zdassets.com/ekr/snippet.js?key=0e08410c-3de9-4186-8072-b8862cb6a717"> </script>
<!-- End of Zendesk Widget script -->

LEWITT PERSONAL REVIEW BY SAMUEL KEVIN

4
Sep

LEWITT PERSONAL REVIEW BY SAMUEL KEVIN

4 September 2018

Sudah lama saya denger brand LEWITT ini dibicarakan di social & forum luar negri, namun baru beberapa bulan terakhir saya berkesempatan utk liat langsung microphone ini sekaligus coba pertama kali di Musikmesse Frankfurt 2013 (pameran musik & audio terbesar di dunia). Yang membuat saya tertarik melihat LEWITT di pameran tersebut adalah booth-nya yang sangat besar (salah satu booth mic terbesar) dengan design yang simple & elegant namun berkharakter. Kesan pertama itu juga yang saya temukan saat berkenalan dengan designer nya sendiri, Roman, yang sangat passion saat menjelaskan philosophi dia dalam mendesign microphone.

Saya bukan orang yang mudah dibuat percaya oleh cerita, karena itu tanpa panjang lebar lagi saya segera mencoba mic tersebut dengan headphone & impresi pertama yang saya rasa adalah, LEWITT ini bukan mic asal & memiliki ciri khas di low & high freq.
Hampir di semua tipe, low response yang ditangkap oleh mic ini cukup identical, tebal & clear dibanding mic lain yang sekelasnya, terutama seri MTP dinamyc microphone yang ditujukan utk aplikasi live & instruments.

Selanjutnya, saya mencoba top of the line mereka, yaitu mic condensor studio, yang berjenis FET dan TABUNG. Ini yang cukup membuat saya cukup lama diam di booth LEWITT karena saat saya mencoba suara saya yg bisa dibilang cukup banyak low content-nya disitu terdengar sangat jelas & warm. “chest voice” (low frequency) & “throath voice” (high “airy” frequency) terdengar sangat clear, apalagi beberpa mic menggunakan external pre-amp gain khusus untuk memaksimalkan impedansi mic tersebut.

Hal ini dikonfirmasi saat minggu lalu kami mencoba mic ini di studio bersama team AUDIO STATION, disana kita mencoba mic condensor LCT 540 & LCT 240 untuk recording vocal & guitar. Kami membandingkan mic LEWITT tersebut dengan brand lain yang seharga, dan melakukan blind test. Hasilnya semua yang diruangan 100% berpendapat LEWITT mic bersuara lebih baik & detail.
Untuk acoustic gutiar terutama yang membutuhkan “transient” capturing yang cepat & akurat, LEWITT dapat menangkap setiap detail petikan dengan sempurna. Untuk vocal pun, LEWITT dapat menghasilkan “airy-ness” vocalis tanpa sakit di kuping.

(untuk mendengar sample nya bisa di: link youtube) namun kadang kelebihan dalam menangkap freq tinggi yang detail ini, dapat menjadi kurang cocok bagi vocalis yang memiliki suara terlampau tajam. karena itu selalu lebih baik mencoba sebelum membeli, agar tau kharakter mic mana yang paling cocok dengan vocal anda. Again, mahal belum tentu cocok.

At the end, kami setuju bahwa mic LEWITT memiliki kualitas vs price yang sangat baik, menjadikannya mic yang sangat cocok utk segala aplikasi: Studio, Livesound, Karaoke, dll.

Samuel Kevin

(Audio Enginer, Lecturer)