<!-- Start of Zendesk Widget script -->
<script id="ze-snippet" src="https://static.zdassets.com/ekr/snippet.js?key=0e08410c-3de9-4186-8072-b8862cb6a717"> </script>
<!-- End of Zendesk Widget script -->

MIXING MENGGUNAKAN HEADPHONES, YES OR NO?

4
Sep

MIXING MENGGUNAKAN HEADPHONES, YES OR NO?

4 September 2018

Mixing menggunakan headphone adalah salah satu topik yang cukup kontroversial diantara audio engineer.

Sebagian orang berpendapat bahwa tidak mungkin untuk mixing dengan hanyamenggunakan headphones, namun dilain sisi banyak orang, bahkan profesional, menggunakan headphone untuk mixing & dapat menghasilkan hasil yang baik. Apa sebetulnya kekurangan & kelebihan dari mixing menggunakan headphone ini?

Salah satu alasan terbesar mengapa orang menggunakan headphones untuk mixing adalah dikarenakan ruangan (acoustic) tempat mereka bekerja sangat buruk. Seperti yang kita tau, akustik ruangan sangat berperan dalam sistem reproduksi audio yang kita dengar. Lebih dari 50% suara yang kita dengar berasal dari pantulan, dan dengan akustik ruangan yang buruk, maka banyak orang lebih mempercayakan pengambilan keputusan mereka saat mixing dengan menggunakan headphones. Namun ada beberapa kekurangan dari sistem reproduksi dengan menggunakan headphones yang perlu diketahui, diantaranya “Phase Problem”

Phase Problem. 

Secara natural, kuping manusia mendengar semua suara yang terjadi disekitar dengan menggunakan kedua kuping. Perbedaan waktu yang sangat kecil (biasa dalam milisecond) dan perbedaan volume yang didengar kedua kuping menjadi tolak ukur bagi kuping manusia dalam menentukan lokasi sumber suara tersebut.
Begitu juga dengan monitor speaker yang menggunakan perbedaan waktu & level suara antara kedua speakernya untuk melokalisasikan instrument menggunakan “pan”.
Dengan menggunakan headphones, kuping kita hanya mendengar informasi suara dari salah satu sumber & tidak dapat mendengarkan relevansi dari kedua sumber suara tersebut,yang kadang memiliki efek negative jika diputar di monitor speaker. (phase problems)

Pada akhirnya, boleh atau tidaknya mixing dengan headphones menjadi hal yang subjective, karena itu sangat tergantung dari kondisi monitoring dimana kita bekerja. Namun dengan mengetahui kekurangan / kelebihan dari masing-masing system (Headphones & Monitor), akhirnya kita bisa mengetahui tujuan apa yang kita bisa capai & sejauh mana kita bisa mempercayai system masing-masing.

by: Sam Kevin