<!-- Start of Zendesk Widget script -->
<script id="ze-snippet" src="https://static.zdassets.com/ekr/snippet.js?key=0e08410c-3de9-4186-8072-b8862cb6a717"> </script>
<!-- End of Zendesk Widget script -->

SPEAKER SIMULATOR BLOG

4
Sep

SPEAKER SIMULATOR BLOG

4 September 2018

Jika anda seorang gitaris pasti akan mendengar atau melihat sendiri “speaker simulator”. Jika di artikan secara umum “speaker simulator” itu adalah sebuah alat yang bisa mensimulasikan seperti suara yang berasal dari cabinet speaker yang ditangkap oleh microphone.

Speaker Simulator biasa kita temukan dalam Direct Injection Box (D.I Box), Digital Multi Effects dan juga Software seperti Amplitube, Guitar Rig dan lainnya. Ya, jika kita mendengar kata simulator langsung berkata bahwa itu semua hanya sebuah simulasi. Namun jangan salah, bahwa hasil yang kita dapatkan sebenarnya bisa sebaik saat kita merekam atau menampilkan suara live seperti saat kita menggunakan amplifier dan microphone.

Bisa sebaik itu?! Ya bisa selama anda melakukan setting dan menggunakannya dengan baik. Jika anda menggunakan speaker simulator dari efek digital, katakanlah Boss GT atau Line 6 POD pernahkah anda melakukan melihat setting outputnya? Sebenarnya dalam di efek Line 6 atau sejenisnya, selalu ada pilihan Cabinet Simulator ataupun Speaker Simulator pada output channelnya. Hal kecil seperti ini yang patut anda perhatikan lebih extra.

Ok, kita ambil sebuah kasus, anda melakukan rekaman atau live di atas panggung. Kemudian anda mencolokan output dari efek anda dengan menggunakan sebuah kabel ke sebuah D.I yang kemudian signal akan dikirim langsung ke mixer dan anda dengarkan di monitor. Dengan spontan anda akan berkata, “kok suaranya tipis sih?!”. Pada saat itu anda akan mempertanyakan kenapa suara gitar anda jelek sekali jika langsung tanpa menggunakan amplifier?

Tapi sebelum anda ambil kesimpulan lebih baik anda check terlebih dahulu di efek digital anda. Coba anda lihat jangan jangan di output channel settingnya masih bertuliskan “No Cabinet” atau sebagainya yang menyatakan anda tidak menggunakan speaker atau cabinet simulator. Apa arti “No Cabinet” dalam efek anda? “No Cabinet” atau “No Speaker” itu berarti efek anda tidak mengaktifkan cabinet simulator yang dimiliki oleh efek tersebut dan sebaiknya anda kirim signal dari efek masuk ke head amplifier yang kemudian itu dikeluarkan suaranya melalui speaker. Karena jika setting dari efek anda “No Cabinet atau No Speaker” anda memang harus menggunakan speaker dari amplifier.

Lalu bagaimana jika suara gitar saya ingin terdengar dengan bagus langsung ke mixer tanpa menggunakan amplifier? Pertama yang pasti anda harus mengaktifkan speaker simulator di efek anda. Cabinet simulator di efek anda itu bermacam-macam seperti halnya cabinet speaker amplifier yang banyak beredar dipasar. Anda dapat memilih 4×10 speaker, 2×12 speaker, 1×15 speaker, 2×15 speaker atau lainnya. Terlebih lagi dalam beberapa efek digital anda juga bisa memilih sejumlah mic simulator seperti SM57, MD421, e906 dan lainnya untuk menanmbah variasi suara anda.

Jika anda telah melakukan setting output speaker dan mungkin juga pilihan microphone, barulah anda kirim signal anda ke D.I box yang kemudian suara akan terdengar jauh dan jauh lebih baik dari sebelum anda melakukan setting output speaker dari efek anda. Coba saja sendiri.

Pertanyaan lanjut yang muncul adalah jika anda tidak menggunakan digital multi effects. Anda hanya menggunakan efek stomp box atau “mobil-mobilan” yang tidak ada pilihan speaker simulator di rangkaiannya. Ya, seperti telah disebutkan sebelumnya speaker simulator juga bisa di dapatkan dari sebuah D.I Box, coba check bagian belakang dari D.I box, pada banyak D.I juga tersedia sebuah tombol kecil yang memungkinkan anda mengaktifkan cabinet atau speaker simulator.

D.I Box seperti Radial, Behringer, Palmer dan beberapa merek lainnya mempunyai D.I yang memang difungsikan untuk membantu para pemain gitar dalam mensimulasikan suara dari cabinet speaker anda. Jadi anda tidak perlu takut untuk menggunakannya.

Ada cara lain yang bisa digunakan dalam menggunakan Speaker Simulator dari D.I Box anda. Jika anda memutuskan menggunakan head amplifier untuk suara gitar, anda dapat “mengalihkan” signal flow dari head amp anda ke D.I Box sebelum masuk ke speaker cabinet amp anda. Dengan demikian suara yang yang di kirim ke mixer atau pre-amp adalah suara hasil dari dari amplifier, bukan dari efek atau gitar anda. Terlebih lagi engineer anda akan mendapatkan 2 suara dari cabinet speaker anda. Satu dari cabinet asli dan satu lagi dari “speaker simulator”. Untuk melakukan ini jangan lupa untuk check input dari D.I Box anda. Karena impendansi dari cabinet cukup besar, lakukan pada -20dB di D.I anda merupakan pilihan yang baik.

Yang perlu diperhatikan lagi adalah sebisa mungkin pilihlah 1 sumber suara yang anda akan tampilkan baik untuk monitor, P.A speaker maupun di DAW anda karena ada kemungkinan phase differential pada direct source yang menggunakan speaker simulator dan source yang menggunakan microphone dalam menangkap signal suara. Inilah yang sering membuat suara gitar anda tidak terdengar dengan baik dan sepert menggunakan efek phaser. Sebaiknya pilihlah satu sumber suara yang menurut anda idela dalam mewakili permainan gitar atau juga bass anda.

Jika anda bisa menggunakan dengan tepat “speaker simulator” ini akan sangat berguna baik dalam studio maupun live karena akan mengurangi bocoran suara dari instrument lain. Karena suara akan lebih bersih maka pekerjaan anda dalam mixing maupun mendengarkan suara gitar anda di monitor akan jauh lebih mudah dan lebih baik. Terlebih lagi cara seperti ini cukup sederhana dan konsisten untuk semua kebutuhan.

Tertarik untuk sedikit mencoba?

Words from Andi Anggoro from Back Beat Studio with Audio Station